Leo.Environmental Engineer. I ♥ Comic, Novel, Photography, Journalist, Coffee, Film, Travelling, Food :D.

Sumatra - Jawa Timur - Jawa Tengah
Yaaaaak tuul! – View on Path.

Yaaaaak tuul! – View on Path.

Posted
21 hours ago
kurniawangunadi:

Pertanyaan menarik : Sering orang berkata, laki-laki dilihat masa depannya, wanita dilihat masa lalunya, bagaimana menurut mas Gun?

Ini saya jawab :
Saya akan menjawab dengan pendapat pribadi, jadi ini subjektif ya :)Menurut saya, kalimat tersebut sangat picik dan cenderung menyudutkan perempuan. Saya laki-laki dan ketika membicarakan perempuan saya selalu berkaca bagaimana bila itu adalah ibu saya, saudara perempuan saya, atau istri dan anak-anak perempuan saya nantinya.Masa lalu itu dimiliki setiap orang, baik laki-laki dan perempuan. Tidak ada yang salah dengan masa lalu. Sayangnya, manusia di jaman kita ini senang sekali membicarakan masa lalu sampai dibuat di program televisi sebagai infotainment (hiburan informasi). Saat informasi mengenai aib justru dijadikan bahan hiburan. Ya keadaan memang seperti itu kan sekarang.Kalimat pernyataan bahwa “Laki-laki dilihat dari masa depan dan perempuan dari masa lalu” seperti propaganda untuk menguntungkan laki-laki saja. Saya lebih suka melihat seseorang di masa sekarang dan visinya di masa depan lalu dilihat bagaimana dulu dia di masa lalu. Masa depan-sekarang-masa lalu adalah satu kesatuan. Berada dalam satu jiwa dalam satu individu dan jasad. Masing-masing memilikinya dan tidak bisa dipisahkan satu sama lain. Kecuali orang itu amnesia, tapi tetap saja orang lain akan menyimpan memori tentang masa lalunya itu.Perempuan, dengan segala penghormatan saya. Sebab ibu saya adalah seorang perempuan. Masa depan yang ada padanya jauh lebih penting daripada apa yang terjadi di masa lalunya. Seburuk apapun masa lalu itu.
Bahkan Allah saja selalu memberikan kesempatan kepada manusia untuk mengubah dirinya menjadi baik. Memaafkan masa lalu yang mungkin penuh kesalahan.
Bila kita berada dalam posisi itu, dilihat dari masa lalunya. Apa kita mau? Coba tanya ke diri sendiri :)Kita semua diajarkan untuk berprasangka baik, kan? :)

kurniawangunadi:

Pertanyaan menarik : Sering orang berkata, laki-laki dilihat masa depannya, wanita dilihat masa lalunya, bagaimana menurut mas Gun?

Ini saya jawab :

Saya akan menjawab dengan pendapat pribadi, jadi ini subjektif ya :)

Menurut saya, kalimat tersebut sangat picik dan cenderung menyudutkan perempuan. Saya laki-laki dan ketika membicarakan perempuan saya selalu berkaca bagaimana bila itu adalah ibu saya, saudara perempuan saya, atau istri dan anak-anak perempuan saya nantinya.

Masa lalu itu dimiliki setiap orang, baik laki-laki dan perempuan. Tidak ada yang salah dengan masa lalu. Sayangnya, manusia di jaman kita ini senang sekali membicarakan masa lalu sampai dibuat di program televisi sebagai infotainment (hiburan informasi). Saat informasi mengenai aib justru dijadikan bahan hiburan. Ya keadaan memang seperti itu kan sekarang.

Kalimat pernyataan bahwa “Laki-laki dilihat dari masa depan dan perempuan dari masa lalu” seperti propaganda untuk menguntungkan laki-laki saja. Saya lebih suka melihat seseorang di masa sekarang dan visinya di masa depan lalu dilihat bagaimana dulu dia di masa lalu. Masa depan-sekarang-masa lalu adalah satu kesatuan. Berada dalam satu jiwa dalam satu individu dan jasad. Masing-masing memilikinya dan tidak bisa dipisahkan satu sama lain. Kecuali orang itu amnesia, tapi tetap saja orang lain akan menyimpan memori tentang masa lalunya itu.

Perempuan, dengan segala penghormatan saya. Sebab ibu saya adalah seorang perempuan. Masa depan yang ada padanya jauh lebih penting daripada apa yang terjadi di masa lalunya. Seburuk apapun masa lalu itu.

Bahkan Allah saja selalu memberikan kesempatan kepada manusia untuk mengubah dirinya menjadi baik. Memaafkan masa lalu yang mungkin penuh kesalahan.

Bila kita berada dalam posisi itu, dilihat dari masa lalunya. Apa kita mau? Coba tanya ke diri sendiri :)

Kita semua diajarkan untuk berprasangka baik, kan? :)

Notes
293
Posted
4 days ago
Islam Times - Nahdlatul Ulama (NU) Identifikasi Empat Situs Penebar Kebencian →

Islam Times- Syafi’ mengurai sengkarut situs Islam yang menebar kebencian. “Setidaknya ada empat situs yang sangat tinggi grade-nya di dunia maya: ar-rahmah.com, dakwatuna.com, voa.islam.com, hidayatullah.com,” paparnya.

- Karena media biasanya memihak satu sisi yang kemudian menimbulkan kebencian di pihak lainnya (tidak hanya media online, media televisi, surat kabar, dan majalahppun begitu).-

(Source: addtoany.com)

Notes
1
Posted
4 days ago
SMAAAAAAA…. with Rosalina, Hurip R.T., Alfan, Safarudin, Arvie, Nurul, Nur Shofwah, Erlina, A. Agna, Tiara, shiina, and Tsabita – View on Path.

SMAAAAAAA…. with Rosalina, Hurip R.T., Alfan, Safarudin, Arvie, Nurul, Nur Shofwah, Erlina, A. Agna, Tiara, shiina, and Tsabita – View on Path.

Posted
4 days ago
Teman itu ajaib →

almiraltifa:

Hari Minggu kemarin (13 April 2014) ketemu (ngobrol, nostalgia) lagi sama temen-temen SMA. Banyak banget yang diceritain, kita nggak pindah tempat dan tetep aja lanjut cerita. Ternyata dari kita SMA sampai sekarang pun udah banyak banget ceritanya. Baik, buruk, sedih, seneng, malu-maluin,…

Bener bener kangen temen2 SMA . Long long time no see you guys in real world :’)

Notes
1
Posted
4 days ago
with Tiara – View on Path.

with Tiara – View on Path.

Notes
1
Posted
1 week ago
Baaaah kalo pemilu calon2nya ganteng begini milihnyaaa bingung juga with puspa – View on Path.

Baaaah kalo pemilu calon2nya ganteng begini milihnyaaa bingung juga with puspa – View on Path.

Posted
1 week ago
with Raras – View on Path.

with Raras – View on Path.

Posted
1 week ago
Miss youuu ♡♡♡ with Nurul and Erlina – View on Path.

Miss youuu ♡♡♡ with Nurul and Erlina – View on Path.

Posted
1 week ago