Leo.Environmental Engineer. I ♥ Comic, Novel, Photography, Journalist, Coffee, Film, Travelling, Food :D.

Sumatra - Jawa Timur - Jawa Tengah
Selamat hari buku seduniiaaa :) with Dewi Prawita – View on Path.

Selamat hari buku seduniiaaa :) with Dewi Prawita – View on Path.

Posted
18 hours ago

M. Quraish Shihab (via kuntawiaji)

(Source: windadt, via kuntawiaji)

Sangat mudah menjadikan perempuan hanya untuk seorang lelaki, tetapi tidak mudah menjadikan seorang lelaki hanya untuk seorang perempuan.
Notes
639
Posted
2 days ago

Ayu Utami dalam Berlawanan (via kuntawiaji)

Kita tak pernah tahu hati perempuan. Mereka selalu main dua kartu.
Notes
168
Posted
2 days ago

Phara Sotya Satria dalam Monik (via kuntawiaji)

Tidak semua permainan harus kau menangi. Berlapang dadalah senantiasa. Sukses tetaplah nama belakangmu.
Notes
171
Posted
2 days ago
http://kuntawiaji.tumblr.com/post/82980881325 →

kuntawiaji:

Selamat datang di sosial media. Dunia kedua bagi seluruh pengguna smartphone di seluruh dunia (bisa juga dunia pertama bagi sebagian di antaranya). Penduduknya beragam, tersebar merata di seluruh benua, dari yang muda hingga usia tua, dengan berbagai latar belakang sosial ekonomi. Saat ini, 73%…

Notes
174
Posted
2 days ago
Yaaaaak tuul! – View on Path.

Yaaaaak tuul! – View on Path.

Posted
3 days ago
kurniawangunadi:

Pertanyaan menarik : Sering orang berkata, laki-laki dilihat masa depannya, wanita dilihat masa lalunya, bagaimana menurut mas Gun?

Ini saya jawab :
Saya akan menjawab dengan pendapat pribadi, jadi ini subjektif ya :)Menurut saya, kalimat tersebut sangat picik dan cenderung menyudutkan perempuan. Saya laki-laki dan ketika membicarakan perempuan saya selalu berkaca bagaimana bila itu adalah ibu saya, saudara perempuan saya, atau istri dan anak-anak perempuan saya nantinya.Masa lalu itu dimiliki setiap orang, baik laki-laki dan perempuan. Tidak ada yang salah dengan masa lalu. Sayangnya, manusia di jaman kita ini senang sekali membicarakan masa lalu sampai dibuat di program televisi sebagai infotainment (hiburan informasi). Saat informasi mengenai aib justru dijadikan bahan hiburan. Ya keadaan memang seperti itu kan sekarang.Kalimat pernyataan bahwa “Laki-laki dilihat dari masa depan dan perempuan dari masa lalu” seperti propaganda untuk menguntungkan laki-laki saja. Saya lebih suka melihat seseorang di masa sekarang dan visinya di masa depan lalu dilihat bagaimana dulu dia di masa lalu. Masa depan-sekarang-masa lalu adalah satu kesatuan. Berada dalam satu jiwa dalam satu individu dan jasad. Masing-masing memilikinya dan tidak bisa dipisahkan satu sama lain. Kecuali orang itu amnesia, tapi tetap saja orang lain akan menyimpan memori tentang masa lalunya itu.Perempuan, dengan segala penghormatan saya. Sebab ibu saya adalah seorang perempuan. Masa depan yang ada padanya jauh lebih penting daripada apa yang terjadi di masa lalunya. Seburuk apapun masa lalu itu.
Bahkan Allah saja selalu memberikan kesempatan kepada manusia untuk mengubah dirinya menjadi baik. Memaafkan masa lalu yang mungkin penuh kesalahan.
Bila kita berada dalam posisi itu, dilihat dari masa lalunya. Apa kita mau? Coba tanya ke diri sendiri :)Kita semua diajarkan untuk berprasangka baik, kan? :)

kurniawangunadi:

Pertanyaan menarik : Sering orang berkata, laki-laki dilihat masa depannya, wanita dilihat masa lalunya, bagaimana menurut mas Gun?

Ini saya jawab :

Saya akan menjawab dengan pendapat pribadi, jadi ini subjektif ya :)

Menurut saya, kalimat tersebut sangat picik dan cenderung menyudutkan perempuan. Saya laki-laki dan ketika membicarakan perempuan saya selalu berkaca bagaimana bila itu adalah ibu saya, saudara perempuan saya, atau istri dan anak-anak perempuan saya nantinya.

Masa lalu itu dimiliki setiap orang, baik laki-laki dan perempuan. Tidak ada yang salah dengan masa lalu. Sayangnya, manusia di jaman kita ini senang sekali membicarakan masa lalu sampai dibuat di program televisi sebagai infotainment (hiburan informasi). Saat informasi mengenai aib justru dijadikan bahan hiburan. Ya keadaan memang seperti itu kan sekarang.

Kalimat pernyataan bahwa “Laki-laki dilihat dari masa depan dan perempuan dari masa lalu” seperti propaganda untuk menguntungkan laki-laki saja. Saya lebih suka melihat seseorang di masa sekarang dan visinya di masa depan lalu dilihat bagaimana dulu dia di masa lalu. Masa depan-sekarang-masa lalu adalah satu kesatuan. Berada dalam satu jiwa dalam satu individu dan jasad. Masing-masing memilikinya dan tidak bisa dipisahkan satu sama lain. Kecuali orang itu amnesia, tapi tetap saja orang lain akan menyimpan memori tentang masa lalunya itu.

Perempuan, dengan segala penghormatan saya. Sebab ibu saya adalah seorang perempuan. Masa depan yang ada padanya jauh lebih penting daripada apa yang terjadi di masa lalunya. Seburuk apapun masa lalu itu.

Bahkan Allah saja selalu memberikan kesempatan kepada manusia untuk mengubah dirinya menjadi baik. Memaafkan masa lalu yang mungkin penuh kesalahan.

Bila kita berada dalam posisi itu, dilihat dari masa lalunya. Apa kita mau? Coba tanya ke diri sendiri :)

Kita semua diajarkan untuk berprasangka baik, kan? :)

Notes
309
Posted
1 week ago
Islam Times - Nahdlatul Ulama (NU) Identifikasi Empat Situs Penebar Kebencian →

Islam Times- Syafi’ mengurai sengkarut situs Islam yang menebar kebencian. “Setidaknya ada empat situs yang sangat tinggi grade-nya di dunia maya: ar-rahmah.com, dakwatuna.com, voa.islam.com, hidayatullah.com,” paparnya.

- Karena media biasanya memihak satu sisi yang kemudian menimbulkan kebencian di pihak lainnya (tidak hanya media online, media televisi, surat kabar, dan majalahppun begitu).-

(Source: addtoany.com)

Notes
1
Posted
1 week ago
SMAAAAAAA…. with Rosalina, Hurip R.T., Alfan, Safarudin, Arvie, Nurul, Nur Shofwah, Erlina, A. Agna, Tiara, shiina, and Tsabita – View on Path.

SMAAAAAAA…. with Rosalina, Hurip R.T., Alfan, Safarudin, Arvie, Nurul, Nur Shofwah, Erlina, A. Agna, Tiara, shiina, and Tsabita – View on Path.

Posted
1 week ago
Teman itu ajaib →

almiraltifa:

Hari Minggu kemarin (13 April 2014) ketemu (ngobrol, nostalgia) lagi sama temen-temen SMA. Banyak banget yang diceritain, kita nggak pindah tempat dan tetep aja lanjut cerita. Ternyata dari kita SMA sampai sekarang pun udah banyak banget ceritanya. Baik, buruk, sedih, seneng, malu-maluin,…

Bener bener kangen temen2 SMA . Long long time no see you guys in real world :’)

Notes
1
Posted
1 week ago